Rabu, 24 April 2013


APBD Blora 2013 secara resmi ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD, Rabu (24/4). Seiring dengan penetapan tersebut, pemkab akan segera menginformasikannya kepada pemerintah pusat. Salah satu tujuannya adalah agar sanksi berupa penundaan pembayaran 25 persen dana alokasi umum (DAU) segera dicabut.


"Pemkab agar segera menyampaikan informasi keuangan daerah terkait APBD 2013 kepada menteri keuangan dan menteri dalam negeri setelah peraturan daerah (perda) tentang APBD 2013 ditetapkan," ujar Ketua DPRD, H Maulana Kusnanto, dalam pengantar rapat paripurna penetapan APBD.
Sebagaimana diketahui lantaran APBD terlambat ditetapkan, Pemkab Blora mendapatkan sanksi dari pemerintah pusat berupa penundaan pembayaran 25 persen DAU perbulan. Sanksi tersebut berdasarkan surat keputusan menteri keuangan nomor 30/KM.7/2013 tertanggal 20 Maret 2013.
Sanksi berlaku efektif 1 April 2013. Besarnya DAU yang ditunda pembayarannya adalah mencapai Rp 15,7 miliar. Sanksi itu akan dicabut jika APBD telah ditetapkan.
"Segera saja penetapan APBD ini dilaporkan ke pemerintah pusat agar sanksi penundaan pembayaran 25 DAU dicabut," tandas Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Lina Hartini.
Dalam penetapan APBD kali ini, pendapatan daerah  dianggarkan sebesar Rp 1,154 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibanding pendapatan tahun lalu sebesar Rp 1,077 triliun (naik Rp 76,5 miliar). Adapun belanja dianggarkan Rp 1,299 triliun. Sehingga terdapat defisit Rp 145,4 miliar. Namun defisit tersebut ditutup dengan anggaran pembiayaan daerah yang bersumber dari silpa Rp 149,4 miliar dan sumber lainnya sebesar Rp 1,72 miliar. Adapun pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 5,7 miliar. Dengan demikian tidak mengalami defisit riil. 
Bupati Djoko Nugroho menyatakan penetapan APBD 2013 merupakan momentum yang ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat Blora. Pasalnya setelah APBD ditetapkan semua program pembangunan termasuk proyek-proyek bisa segera dikerjakan. Selain itu roda perekonomian daerah akan berjalan lebih baik lagi.
"Sudah cukup lama masyarakat Blora menunggu penetapan APBD ini. Ini juga merupakan momentum yang dinantikan masyarakat. Kami bersyukur akhirnya semua proses pembahasan APBD telah selesai seiring dengan penetapan APBD," ujarnya. 

0 komentar:

Poskan Komentar